Test Footer 2

Pages

Panti Jompo Budi Agung Butuh Uluran Tangan

Unit Pelayanan Teknis Penyantun Lanjut usia Budi Agung dibawah naungan Dinas Sosial Dinsos Provinsi NTT saat sangat membutuhkan uluran tangan dari donatur.

Infrastruktur Masih Menjadi Kendala Pembangunan Daerah

Untuk mengembangkan Segitiga Pertumbuhan antara Indonesia, Timor Leste, dan Australia, diperlukan Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia

Jumlah Kasus Tahun 2013 Di NTT Turun -13,79%

Dengan keseriusan seluruh anggota Polda NTT, terlihat sinergitas pelaksanaan tugasnya, baik dengan Pemda NTT, TNI dan instansi vertikal lainnya, LSM, Ormas maupun elemen masyarakat.

Orang Tua Harus Aktif Dalam Memilih Jajanan Anak

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

PKB Minta Gereja Moratorium Sumbangan Dari Politisi

DPW Partai Kebangkitan Bangsa NTT meminta kepada semua gereja agar perlu mengambil langkah advokasi yang nyata dengan mengumumkan penghentian sementara terhadap sumbangan pembangunan gedung gereja dari politisi.

Sabtu, 11 Januari 2014

Lebu Raya : Jadilah Pesan Damai Bagi Sesama

Kupang, KabarkotakupanG.com - Gubernur Frans Leburaya meminta agar masyarakat NTT selalu menjadi pesan damai bagi sesama umat manusia, baik umat kristiani maupun non kristiani. 

Pesan ini disampaikannya dalam perayaan natal oikumene yang digelar di gereja stasi santo simon petrus, Tarus, kabupaten Kupang kemarin.

Lebu Raya dalam pesan natalnya menambahkan, setiap tahun kita umat kristiani sering merayakan pesta natal dan selalu di ingatkan oleh gereja agar menjadi pembawa damai bagi sesama. 

Sehingga Ia berharap agar kedamaian tidak dipandang sebagai slogan tetapi mewujudkannnya secara nyata dalam kehidupan sehari-hari.

Perayaan natal oikumene sinode GMIT dan keuskupan agung kupang kali ini, dalam temannya mengajak semua warga NTT untuk menciptakan dan menjaga kedamaian sehingga terjadinya kebersamaan dan kerukunan di antara semua pemeluk agama yang mendiami tanah Flobamora tercinta. (Ven)

Gubernur Diminta Untuk Perhatikan Infrastruktur Kota

Kupang, KabarkotakupanG.com - Walikota Kupang, Jonas Salean mengatakan, untuk pembangunan infrastruktur jalan, khusunya jalan lingkungan di Tahun 2014, Kota Kupang masih membutuhkan perhatian dan bantuan dari Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Menurut Jonas Salean, hal itu dianggap perlu karena Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah, atau APBD yang dimiliki masih terbatas. Sehingga belum dapat memenuhi kebutuhan pembangunan infrastruktur jalan lingkungan bagi seluruh masyarakat Kota Kupang.

Pembangunan infrastruktur di Kota Kupang juga terkesan lambat, akibat dana pembangunan infrastruktur yang dimiliki hanya sebesar Lima Milyar Rupiah. Sedangkan untuk memenuhi seluruh kebutuhan infrastruktur di Kota Kupang, Jonas Salean menilai membutuhkan sedikitnya dana sebanyak 30 Milyar Rupiah.

Oleh karena itu, Walikota Kupang, Jonas Salean mengharapkan agar Pemerintah Provinsi dapat memberikan perhatian serius terhadap pembangunan infrastruktur di Kota Kupang. Karena sebagai Ibukota Provinsi, Kota Kupang merupakan tolak ukur pembangunan untuk NTT bagi daerah lain.

Dirinya juga mengaku, untuk memenuhi kebutuhan pembangunan infrastruktur bagi masyarakat, Pemerintah juga terus berupaya di Pemerintah Pusat agar Dana Alokasi Khusus, atau DAK bagi Kota Kupang dapat ditingkatkan. Karena, walaupun Kota Kupang memiliki wilayah yang kecil, namun merupakan ibukota Provinsi Nusa Tenggara Timur.(Ven)

Panti Jompo Budi Agung Masih Butuh Uluran Tangan

Kupang, KabarkotakupanG.com - Unit Pelayanan Teknis Penyantun Lanjut usia Budi Agung dibawah naungan Dinas Sosial Dinsos Provinsi NTT saat sangat membutuhkan uluran tangan dari donatur pasalanya, dana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah yang digunakan untuk biaya makan, pakaian dan obat-obatan bagi penerima manfaat atau para Lanjut Usia masih sangat minim.

Kepala Unit Pelayanan Teknis Panti Jompo Budi Agung Kupang, Sri Wulandari saat di temui mengatakan, untuk  mengisi kekurangan tersebut dirinya sering menyampaikan  jenis -jenis kekrungan kepada masyarakat maupun lembaga-lembaga keagamaan saat mengunjungi panti tersebut. 

Selain kekurangan sandang, pangan maupun papan Panti Jompo Budi Agung juga masih membutuhakan dana untuk melakukan renovasi gedung yang sudah mulai rapuh termakan usia, Ungkap Sri.

Ia merincikan, jumlah penghuni dalam panti tersebut sebanyak 85 orang, yang terdiri dari 26 orang laki-laki dan 59 orang wanita, dengan umur bervariasi yakni mulai dari  60 tahun hingga 102 tahun.

Walaupun masuh banyak kekurangan, Sebagai pimpinan Ia merasa bersyukur sebab masih banyak masyarakat maupun lembaga yang perduli dengan lansia.(Gas)